Jalani Hidup Sehat Bebas Stress

Saat ini sulit untuk diingat, tapi tahun lalu, anda mengambil sebuah pekerjaan karena anda ingin membuat perbedaan. Anda mungkin pengacara atau polisi; dokter atau perawat; guru atau wartawan; seorang menteri atau seorang pekerja sosial.

Sekarang, bahwa idealisme muda telah digantikan oleh sarkasme dan kecenderungan untuk terus-menerus mengeluh. Anda sering terlambat kerja, dan ketika anda melakukannya muncul perasaan tidak enak, anda menghabiskan banyak waktu melamun. Perasaan putus asa dan sesak kemudian datang.

Anda perlahan-lahan mulai hancur. Mungkin terjadi secara bertahap, anda bahkan tidak menyadarinya. “Ini adalah luka yang datang perlahan-lahan,” kata Ronald Nathan, Ph.D., profesor praktek kesehatan keluarga di Albany Medical College di New York dan penulis buku Coping with the Stressed-out people in your life. “Kadang-kadang, orang-orang yang mulai tidak kehilangan semangat berpikir, ‘jika saja bekerja lebih keras dan melakukan sedikit lebih.”

Stephan Rechtschaffen, gelar M.D., presiden dari Institute Omega di Rhinebeck, New York, yang mengajarkan teknik relaksasi yang sehat, mengatakan bahwa banyak orang yang sangat rentan terhadap stress karena mereka secara inheren tidak senang dengan hal-hal yang mereka jalanin pada saat ini. “Mereka mulai dengan keyakinan yang kuat bahwa mereka dapat mengubah masa depan. Dan itu sangat positif, sifat manusia yang indah. Tapi kecenderungannya adalah mereka tidak menerima keadaan yang kemudian terjadi.” Katanya.

Sampai saat ini tidak ada ukuran yang ideal tentang kebahagiaan, mereka tumbuh lelah dan kecewa. “Kau akan mengalami stress,” kata Dr Rechtschaffen. “dan harus mengeluarkan stress tersebut.”

Perbedaan antara yang stres dan kehilangan motivasi adalah ketika harapan dan energi menghilang, Dr. Nathan mengatakan.

“Pergeseran terjadi ketika tidak ada lagi kegembiraan dan berharap bahwa anda akan mengatasinya,” katanya. “anda benar-benar menyerah pada keadaan itu. Ini pergeseran di mana anda tidak berjuang lagi karena kelelahan. “

Dr. Nathan mengatakan merawat diri dengan teknik manajemen stres dapat membantu membawa seseorang kembali dari kelelahan. Kuncinya, Dr. Rechtschaffen mengatakan, adalah untuk korban kelelahan untuk berdamai dengan masa kini. “Orang harus bisa menerima kenyataan bahwa saat ini di mana mereka hidup.” Katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *