Kita hidup perlu makan. Tanpa makanan, kita akan sulit untuk melakukan berbagai aktivitas sehari~hari karena dari makananlah kita mendapatkan sumber energi untuk beraktivitas.

Makanan yang kita konsumsi mengandung herbagai unsur. Unsur tersebut ada yang bermanfaat dan ada pula yang tidak bermanfaat bagi kesehatan. Unsur tersebut dapat berupa enzim, zat gizi, maupun toksin atau racun.

Zat gizi adalah unsur yang terkandung dalam makanan yang memberi manfaat bagi kesehatan. Zat gizi yang tcrkandung dalam makanan berbeda-beda antara makanan yang satu dengan yang lain. Ada makanan yang kaya akan kandungan vitamin, tetapi sangat sedikit mengandung karbohidrat. Ada jenis makanan yang banyak mengandung karbohidrat, tetapi kandungan proteinnya sangat sedikit. Dengan demikian, kita dianjurkan untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan agar kebutuhan gizi bisa tercukupi.

Dari makanan yang kita konsumsi, tubuh kita menyerap zat makanan atau nutrisi yang dibutuhkan tubuh yang lebih populer dengan istilah gizi. Makanan dikatakan bergizi jika mengandung zat-zat makanan atau nutrisi yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah yang cukup.

Setidaknya ada enam macam zat makanan yang diperlukan oleh tubuh, yaitu karbohidrat, lemak, protein, Vitamin, mineral, dan air. Setiap zat gizi memiliki fungsi yang spesifik bagi tubuh. Dalam membangun tubuh dan menjalankan proses metabolisme, masing-masing zat gizi tidak dapat berdiri sendiri, melainkan saling melengkapi satu sama lain.

Karbohidrat Dalam makanan, ada tiga karbohidrat

terpenting, yaitu amilum, sukrosa, dan selulosa. Amilum atau pati merupakan zat tepung yang terdapat pada makanan pokok. Sukrosa merupakan disakarida yang rasanya manis, disebut juga gula tebu. Selulosa adalah serat kasar yang merupakan komponen dinding sel tumbuhan. Namun, karbohidrat terpenting bagi sel tubuh manusia ialah glukosa. Glukosa berasal dari pemecahan amilum yang terdapat pada makanan yang kita makan sehari-hari.

Fungsi Karbohidrat:

  • Sebagai sumber energi utama tubuh.

  • Sebagai bahan baku penyusun senyawa lain, misalnya asam amino dan lemak.

  • Sebagai bahan baku penyusun komponen sel, misalnya asam nukleat dalam nukleus dan glikoprotein pada permukaan sel.

  • Dalam bentuk serat kasar (selulosa) membantu kelancaran proses pencernaan makanan.

Sumber karbohidrat adalah biji-bijian atau umbi-umbian yang banyak mengandung amilum (pati), seperti beras, jagung, gandum, ubi kayu atau singkong, ketela rambat, dan kentang. Selain itu, buah-buahan yang manis dan minuman manis juga merupakan sumber karbohidrat, terutama sukrosa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *