Gerakan manusia adalah suatu tanggapan terhadap rangsangan, baik dari dalam maupun dari luar. Gerak pada manusia disebabkan oleh kontraksi otot yang menggerakkan tulang. Sehingga, bisa dikatakan jika gerak merupakan kerja sama antara tulang dan otot. Tulang disebut alat gerak pasif karena ia hanya mengikuti kendali otot. Sedangkan, otot disebut alat gerak aktif karena ia mampu menggerakkan tulang. Otot bekerja dengan cara berkontraksi dan relaksasi. Untuk melakukan hal tersebut, otot memerlukan energi dan melibatkan berbagai zat kimia.

Seiring dengan irama kehidupan manusia, sistem gerak dapat mengalami gangguan. Misalnya karena kelainan sejak lahir, kekurangan vitamin, kecelakaan atau penyakit.

Lalu, bagaimana tubuh mengirim sinyal-sinyal penyakit ke otak kita?

Apakah anda pernah merasakan otot anda lemah? Seluruh tubuh terasa lemas dan lunglai sampai-sampai anda malas beraktivitas. Berjalan ke kamar mandi saja rasanya sangat berat. Kondisi ini biasanya terjadi karena anda kurang beraktivitas atau mungkit tidak banyak melakukan kegiatan fisik. Sebaliknya, mungkin Anda terlalu banyak mengangkat beban berat. Atau, bisa pula terjadi karena penurunan tingkat aktivitas yang disebabkan kondisi medis yang membatasi gerakan. Begitu pula, orang yang terbaring di tempat tidur dalam jangka waktu tertentu. Para astronot yang jauh dari gravitasi bumi juga bisa mengalami gangguan ini.Dalam jangka waktu yang lama, hal ini tak bisa terus dianggap sepele. Anda harus waspada, mungkin Anda sedang berada pada kondisi cedera yang serius, terlebih jika gejala lemah dan lemas pada otot ini diikuti oleh kesulitan mengangkat beban dan keterbatasan dalam gerak tubuh.

Sesungguhnya gejala-gejala yang tubuh tunjukan merupakan sebuah sinyal untuk kita mendeteksi masalah tubuh yang awal, ketika anda menyadari ketika awal mungkin penyakit yang mendera bisa langsung ditangani dan dapat disembuhkan. Seperti yang kita tahu bahwa penyakit yang berbahaya mengancam tubuh setiap harinya, penyakit-penyakit ini bisa timbul karena banyak faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari, apa yang kita konsumsi dan pekerjaan yang tidak jarang merusak tumbuh anda tanpa anda sadari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *