Peregangan Mitos Lama dan Realitas Baru

Peregangan adalah bagian dari pemanasan sebelum latihan olahraga. Para pakar kebugaran sering menguiang anjuran itu, menyatakan bahwa peregangan mencegah cedera, memperbaiki penampiian, dan meningkatkan efrsiensi gerak.

National Strength and Conditioning Association mengadakan evaiuasi dan pendapat umum tentang peregangan.

Peregangan sebelum Iatihan tidak berpengaruh pada cedera. Banyak penelitian menyatakan demikian. Namun, desain penelitian tadi masih kurangjelas sehingga anjuran sukar diberikan.Ternyata para pakar tidak menyetujui cara peregangan yang telah ada,yaitu peregangan statik, dinamik, balistik, proprioceptive neuromuscular facilitation (PNF).

Peregangan baiistik dan dinamik biasanya iebih khusus pada olahraga tertentu,tetapi dapat meningkatkan risiko cedera.Peregangan statik sebelum Iatihan dapat menurunkan kekuatan otot dan beberapa macam penampiian.

Banyak pakar menganjurkan peregangan statik seteiah iatihan atau peregangan dinamik sebelum Iatihan, mengikuti gerakan khusus pada olahraganya. Peregangan statik yang dilakukan pada akhir iatihan olahraga lebih baik pada orang yang umumnya aktif.

Usahakan melakukan peregangan ringan seiama 15-30 detik. Lakukan 3 set untuk setiap iatihan.

Para pakar setuju peregangan adalah bagian penting dari program kebugaran, tetapi kita masih perlu meiakukan penelitian untuk menentukan peregangan yang terbaik.

Apa manfaat latihan peregangan? Berikut beberapa manfaat latihan peregangan.

1. Meningkatkan Kelenturan (Fleksibilitas)

Kelenturan (fleksibilitas) adalah derajat peregangan otot. Kelenturan tubuh yang kurang baik dapat menyebabkan gerakan lebih lamban dan rentan terhadap cedera otot, ligamen, dan jaringan lembut lainnya. Cara terbaik meningkatkan fleksibilitas adalah dengan latihan peregangan.

2. Meningkatkan Sirkulasi Darah

Peregangan meningkatkan aliran darah ke otot. Hal ini akan meningkatkan aliran darah yang membawa nutrisi ke otot dan membuang limbah metabolisma dari otot. Meningkatnya aliran darah juga mempercepat pemulihan cedera otot atau cedera sendi.

3. Meningkatkan Keseimbangan dan Koordinasi

Meningkatnya fleksibilitas karena latihan peregangan akan meningkatkan keseimbangan dan koordinasi. Keseimbangan dan koordinasi yang baik akan mengurangi resiko jatuh dan membuat gerakan lebih gesit.

4. Mengurangi Nyeri Punggung Bagian Bawah

Otot yang kaku dan tegang pada punggung bagian bawah, hamstring, pinggul, dan bokong adalah salah satu penyebab umum nyeri punggung bagian bawah. Meregangkan otot-otot ini akan meredakan nyeri tersebut.

5. Mengurangi Stress

Mengurangi kekakuan dan ketegangan otot melalui peregangan akan membantu relaksasi syaraf dan mengurangi tensi pikiran. Hal ini dapat mengurangi stress karena berbagai aktivitas harian.

6. Meningkatkan Kemampuan Fisik

Atlit secara umum seringkali mengandalkan kontraksi otot secara maksimal. Setiap atlit harus melakukan peregangan sebelum latihan atau bertanding.

7. Mempercepat Pemulihan Setelah Berolahraga

Bagi olahragawan, peregangan selain meningkatkan fleksibilitas juga dapat mempercepat pemulihan fisik setelah berolahraga.

8. Meningkatkan Produsi Cairan Synovial Persendian

Cairan synovial yang terdapat pada persendian berperan sebagai pelumas yang mengurangi gesekan persendian yang bergerak. Cairan synovial juga membantu membawa nutrien dalam jaringan persendian. Salah satu manfaat latihan peregangan adalah membantu meningkatkan produksi cairan synovial.

9. Meningkatkan Postur

Latihan peregangan dapat meningkatkan postur terutama latihan yang melibatkan otot punggung bagian bawah, pundak, dan dada.

10. Meningkatkan Kebugaran

Latihan peregangan membuat gerakan anggota tubuh menjadi lebih luwes (tidak kaku) sehingga tidak mudah capek karena melakukan aktivitas fisik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *